Pengertian Pengetahuan, Sumber, Jenis, Manfaat dan Cara Mendapatkan Pengetahuan Lengkap

Posted on

Pengertian Pengetahuan, Sumber, Jenis, Manfaat dan Cara Mendapatkan Pengetahuan Lengkap – Pengetahuan adalah informasi atau maklumat yang diketahui atau disadari oleh seseorang. Pengertian pengetahuan lainnya yaitu Pengertahuan adalah informasi yang sudah diproses dan diorganisasikan untuk mendapatkan pemahaman, pembelajaran dan pengalaman yang telah terakumulasi sehingga dapat diaplikasikan dalam masalah atau proses bisnis tertentu. Pengetahuan juga dapat diartikan sebagai gejalan yang ditemui dan didapatkan manusia lewat pengamatan akal.

Pengertian Pengetahuan Menurut Para Ahli

Soekidjo, Notoadmodjo (2003)

Menurut Soekidjo, Notoadmodjo, Pengetahuan adalah hasil “tahu” dan ini terjadi setelah orang tersebut melakukan penginderaan terhadap objek tertentu. Penginderaan terjadi lewat panca indera manusia yaitu indera penglihatan, penciuman, rasa, pendengaran dan raba. Sebagian besar pengetahuan manusia didapatkan lewat mata dan telinga.

Kamus Besar Bahasa Indonesia (2002)

Menurut KBBI, Pengetahuan adalah segala sesuatu yang diketahui, segala sesuatu yang diketahui berhubungan dengan hal (mata pelajaran).

Loading...

Sumber Pengetahuan

Adapun sumber pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang diantaranya:

  • Kepercayaan yang didasarkan dari tradisi
  • Kebiasaan-kebiasaan dan agama
  • Pancaindra/pengalaman
  • Akal pikiran
  • Intuisi individual

Jenis Pengetahuan

Adapun jenis-jenis pengetahuan diantaranya:

Pengetahuan Implisit

Pengetahuan Implisit adalah pengetahuan yang masih tertanam dalam bentuk pengalaman seseorang dan berisi faktor yang tidak bersifat nyata seperti keyakinan pribadi, perspektif, dan prinsip. Pengetahuan diam seseorang biasanya sulit untuk ditransfer ke orang lain baik secara tertulis ataupun lisan.

Seseorang yang memiliki pengetahuan implisit biasanya tidak menyadari bahwa ia sebenarnya memilikinya dan juga bagaimana pengetahuan tersebut dapat menguntungkan orang lain. Untuk mendapatkan pengetahuan ini memang dibutuhkan pembelajaran dan keterampilan, tapi tidak harus dalam bentuk yang tertulis. Pengetahuan implisit seringkali berisi kebiasaan dan budaya yang mungkin kita tidak sadari.

Contoh sederhana pengetahuan implisit yaitu kemampuan mengendara sepeda. Pengetahuan umum bagaimana mengendara sepeda yaitu bahwa bagaimana agar bisa seimbang, jika sepeda oleng ke kiri, maka arahkan setir ke kanan. Untuk berbelok ke kanan, pertama belokkan dulu setir ke kiri sedikit, lalu saat sepeda sudah condong ke kenan, belokkan setir ke kanan. Namun bagi pemula hal tersebut tidak cukup.

Pengetahuan Eksplisit

Pengetahuan Eksplisit adalah pengetahuan yang telah didokumentasikan atau disimpan dalam wujud nyata berupa media atau sejenisnya. Informasi yang tersimpan di ensiklopedia merupakan contoh pengetahuan eksplisit. Bentuk paling umum pengetahuan eksplisit yaitu petunjuk penggunaan, prosedur dan video how to.

Pengetahuan Empiris

Pengetahuan empiris atau pengetahuan aposteriori adalah pengetahuan yang lebih menekankan pengamatan dan pengalaman inderawi. Pengetahuan ini dapat diperoleh dengan cara melakukan pengamatan yang dilakukan secara empiris dan rasional.

Pengetahuan empiris juga bisa berkembang menjadi pengetahuan deskriptif apanila seseorang bisa melukiskan dan menggambarkan segala ciri, sifat, dan gejala yang ada pada objek empiris. Pengetahuan empiris juga bisa diperoleh melalui pengalaman pribadi yang terjadi berulangkali. Contohnya seseorang yang sering dipilih menjadi pemimpin organisasi dengan sendirinya maka ia akan mendapatkan pengetahuan tentang manajemen organisasi.

Pengetahuan Rasionalisme

Pengetahuan rasionalisme adalah pengetahuan yang diperoleh melalui akal budi. Rasionalisme lebih menekankan pengetahuan yang bersifat apriori dan tidak menekankan pada pengalaman. Misalnya pengetahuan tentang matematika. Dalam matematika, hasil 1 + 1 = 2 bukan diperoleh melalui pengalaman atau pengamatan empiris, melainkan melalui pemikiran logis akal budi.

Menurut Soejono Soemargono, pengetahuan dapat dibedakan menjadi:

Pengetahuan berdasar ilmiah adalah segenap apa yang didapatkan atau diketahui tentang segala sesuatu yang terdapat di alam dengan memakai metode ilmiah sehingga terdapat hasil bukti yang dapat dipahami.

Pengetahuan non ilmiah adalah segenap suatu yang merupakan hasil pemahaman terhadap pada suatu objek yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Pengetahuan langsung adalah segala hal yang ada atau hadir dalam jiwa tanpa lewat penafsiran dan pikiran.

Pengetahuan tak langsung adalah pengetahuan yang berdasar pada pemahaman mengenai apa yang sudah pernah terjadi sebelumnya.

Manfaat Pengetahuan

Banyak sekali manfaat pengetahuan diantaranya kita dapat mengetahui perbedaan antara kebenaran dan kesalahan, dapat membedakan objek yang satu dengan objek yang lainnya dan dapat memahami permasalahan serta berusaha menganalisa dan mencari pemecahan dalam kehidupan sehari-hari.

Cara Memperoleh Pengetahuan

Adapun beberapa cara untuk mendapatkan pengetahuan, diantaranya:

Cara Coba Salah (Trial and Error)
Cara ini sudah digunakan oleh orang sebelum adanya kebudayaan bahkan mungkin sebelum adanya peradaban. Pada waktu itu, jika ingin menghadapi persoalan atau masalah, untuk mengatasinya dilakukan hal dengan coba-coba saja. Bahkan cara tersebut masih dipakai hingga sekarang, terutama mereka yang masih belum atau tidak mengetahui cara memecahkan masalah yang dihadapinya.

Cara Kekuasaan atau Otoritas
Para pemegang otoritas, baik pemimpin pemerintahan, tokoh agama ataupun ahli ilmu pengetahuan pada prinsipnya memiliki mekanisme yang sama dalam penemuan pengetahuan. Prinsip tersebut adalah orang lain menerima pendapat yang dikemukakan orang yang memiliki otoritas, tanpa secara terlebih dahulu menguji atau membuktikan kebenarannya baik berdasarkan fakta empiris maupun berdasarkan penalaran. Hal tersebut disebabkan karena orang yang menerima pendapat tersebut telah menganggap apa yang ditemukan pemegang otoritas tersebut sudah benar.

Melalui Pengalaman Pribadi
Pengetahuan juga dapat diperoleh dengan cara mengulang kembali pengalaman yang didapatkan dalam memecahkan msalah yang dihadapi pada masa yang lalu.

Melalui Jalan Pikiran
Dengan berkembangnya kebudayaan, cara pikir manusia pun ikut berkembang. Dari sini, manusia mampu menggunakan penalaran dalam mendapatkan pengetahuannya. Dengan kata lain bahwa, untuk memperoleh kebenaran pengetahuan manusia sudah menggunakan jalan pikirannya.

Cara Modern atau Cara Ilmiah
Cara baru atau modern dalam mendapatkan pengetahuan saat ini lebih sistematis, logis dan ilmiah. Cara tersebut disebut dengan metode penelitian ilmiah.

Demikian artikel pembahasan tentang”Pengertian Pengetahuan, Sumber, Jenis, Manfaat dan Cara Mendapatkan Pengetahuan Lengkap“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya.