Pengertian Dukungan Sosial, Sumber, Bentuk, Manfaat dan Faktor Yang Mempengaruhi Dukungan Sosial Terlengkap

Posted on

Pengertian Dukungan Sosial, Sumber, Bentuk, Manfaat dan Faktor Yang Mempengaruhi Dukungan Sosial Terlengkap – Dukungan sosial (Social Support) adalah suatu bentik perhatian, penghargaan, semangat, penerimaan maupun pertolongan dalam bentuk lainnya yang berasal dari orang yang memiliki hubungan sosial dekat, seperti orang tua, saudara, anak, sahabat, teman ataupun orang lain dengan tujuan membantu seseorang saat mengalami permasalahan. Bentuk dukungan tersebut dapat berupa informasi, tingkah laku tertentu maupun materi yang bisa menjadikan individu dapat menerima bantuan, merasa disayangi, perhatian dan bernilai.

Sumber Dukungan Sosial

Menurut Rook dan Dootey, ada dua sumber dukungan sosial yaitu:

Dukungan Sosial Artifisial

Dukungan Sosial Artifisial adalah dukungan sosial yang dirancang ke dalam kebutuhan primer seseorang misalnya dukungan sosial akibat bencana alam melalui berbagai sumbangan sosial.

Loading...

Dukungan Sosial Natural

Dukungan Sosial Natural adalah dukungan sosial yang natural diterima seseorang melalui interaksi sosial dalam kehidupan secara spontan dengan orang-orang yang berada di sekitarnya, misalnya anggota keluarga seperti anak, istri, suami dan kerabat, teman dekat atau relasi. Dukungan sosial ini bersifat non formal.

Bentuk Dukungan Sosial

Menurut Sarafino (2006), terdapat lima macam bentuk dukungan sosial, diantaranya yaitu:

Dukungan Emosional

Dukungan ini terdiri dari ekspresi seperti perhatian, empati dan turut prihatin pada seseorang. Dukungan ini akan menyebabkan penerima dukungan merasa nyaman, tentram, merasa dimiliki dan dicintai saat dia mengalami stres, memberi bantuan dalam bentuk semangat, kehangatan personal dan cinta.

Dukungan Penghargaan

Dukungan ini bisa menyebabkan individu yang menerima dukungan membangun rasa menghargai dirinya, percaya diri dan merasa bernilai. Dukungan jenis ini akan sangat berguna saat individu mengalami stres karena tuntutan tugas yang lebih besar dari kemampuan yang dimilikinya.

Dukungan Instrumental

Dukungan ini berupa bantuan secara langsung dan nyata seperti memberi atau meminjamkan uang atau membantu meringankan tugas orang yang sedang stres.

Dukungan Informasi

Dukungan ini dilakukan orang-orang sekitar dengan cara menyarankan beberapa pilihan tindakan yang bisa dilakukan individu dalam mengatasi masalah yang membuatnya stres.

Dukungan Kelompok

Dukungan ini bisa menyebabkan individu merasa bahwa dirinya merupakan bagian dari suatu kelompok dimana anggotanya bisa saling berbagi.

Manfaat Dan Pengaruh Dukungan Sosial

Dukungan sosial dapat membuat seseorang merasa diperhatikan, dihargai dan dicintai. Selain itu, dengan adanya dukungan sosial ini juga dapat memberikan kenyamanan fisik dan psikologis pada individu bisa dilihat bagaimana dukungan sosial mempengaruhi kejadian dan efek dari kecemasan.

Menurut Sarafino (2006), dukungan sosial dapat mempengaruhi fisik juga psikologis individu yang dijelaskan dalam 2 teori berikut:

The Buffering Hypothesis
Teori ini menyatakan bahwa dukungan sosial melindungi individu dengan melawan efek negatif dari tingkat stres yang tinggi dengan dua cara, cara tersebut yaitu:

Saat individu menghadapi stressor yang kuat, seperti keuangan maka individu dengan tingkat dukungan sosial tinggi menjadi kurang melihat situasi tersebut sebagai situasi yang penuh stres, jika dibandingkan dengan individu dengan tingkat dukungan sosial rendah. Individu dengan tingkat dukungan sosial tinggi berharap bahwa seseorang yang dikenal individu akan menolong individu tersebut.

Dukungan sosial dapat mengubah respon terhadap stressor yang sudah diterima sebelumnya. Contohnya individu dengan dukungan sosial tinggi mungkin memiliki seseorang yang bisa memberikan solusi terhadap masalah individu atau melihat masalah tersebut sebagai suatu yang tidak terlalu penting atau membuat individu bisa menemukan titik terang masalah tersebut.

The Direct Effect Hypothesis
Individu dengan tingkat dukungan sosial tinggi memiliki perasaan yang kuat bahwa individu tersebut dicintai dan dihargai. Individu dengan dukungan sosial yang tinggi merasa bahwa orang lain peduli dan memerlukan individu tersebut sehingga hal tersebut bisa mengarahkan individu pada gaya hidup yang sehat.

Faktor Yang Mempengaruhi Dukungan Sosial

Menurut Stanley, ada 3 (tiga) faktor yang mempengaruhi dukungan sosial, diantaranya yaitu

a. Kebutuhan fisik
Kebutuhan fisik bisa mempengaruhi dukungan sosial, kebutuhan fisik meliputi sandang, pangan dan papan. Jika kebutuhan fisik seseorang tidak terpenuhi maka seseorang tersebut kurang mendapat dukungan sosial.

b. Kebutuhan sosial
Dengan aktualisasi diri yang baik maka seseorang lebih dikenal masyarakat daripada orang yang tidak pernah bersosialisasi di masyarakat. Orang yang memiliki aktualisasi diri yang baik cenderung selalu ingin mendapatkan pengakuan dalam kehidupan masyarakat. Untuk itu, pengakuan sangat diperlukan untuk memberikan penghargaan.

c. Kebutuhan psikis
Kebutuhan psikis seperti rasa ingin tahu, rasa aman, perasaan religius, tidak mungkin terpenuhi tanpa bantuan orang lain. Seseorang yang sedang menghadapi masalah baik ringan maupun berat, maka orang tersebut akan cenderung mencari dukungan sosial dari orang disekitarnya.

Menurut Myers (2012), terdapat 4 (empat) faktor yang menyebabkan terbentuknya dukungan sosial, diantaranya yaitu:

a. Empati, dimana kemampuan dan kecenderungan berempati pada individu lain merupakan motif utama dalam tingkah laku yang mendorong individu. Rasa empati membuat seseorang ikut serta mengalami emosi yang dialami orang lain. Dengan berempati seseorang dapat memberikan motivasi pada orang lain untuk mengurangi masalah yang sedang dihadapinya.

b. Norma yang diterima seseorang selama pertumbuhan dan perkembangan pribadi dari pengalaman bersosialisasi, mengarahkan seseorang untuk bertingkah laku secara tepat dan mengharuskan individu untuk menjalankan kewajiban dalam kehidupan sosial. Hal tersebut akan membentuk kepedulian untuk memberikan pertolongan pada individu lain.

c. Pertukaran Sosial. Dalam teori pertukaran sosial, adanya interaksi manusia yang berpedoman pada ekonomi sosial yaitu adanya reward dan ganti rugi dengan cara memberi dan menerima. Teori ini menyatakan bahwa individu mencoba untuk melakukan interaksi dengan memaksimalkan reward dan meminimalkan beban sehingga bisa digunakan untuk meramalkan tingkah laku individu lain.

d. Sosiologi, teori ini merupakan aplikasi prinsip evolusi, dimana perilaku menolong dianggap lebih menguntungkan jika dilakukan pada individu yang memiliki hubungan darah sehingga keturunannya tetap survive daripada menolong individu lain yang bisa menghabiskan waktu dan tenaga. Apabila akhirnya individu memutuskan untuk menolong individu lain, itu disebabkan karena mengharapkan bantuan yang sebaliknya dari individu yang ditolong.

Faktor Penghambat Dukungan Sosial

Adapun faktor yang menghambat dukungan sosial yang diberikan pada seseorang, yaitu:

a. Penarikan diri dari orang lain disebabkan karena harga diri yang rendah, ketakutan dikritik, pengharapan bahwa orang lain tidak akan menolong seperti menghindar, mengutuk diri, diam, menjauh, tidak mau meminta bantuan.

b. Melawan orang lain, seperti sikap curiga, tidak sensitif, tidak timbal balik dan agresif.

c. Tindakan sosial yang tidak pantas, seperti membicarakan dirinya terus menerus, mengganggu orang lain, berpakaian tidak pantas dan tidak pernah merasa puas.

Demikian artikel tentang”Pengertian Dukungan Sosial, Sumber, Bentuk, Manfaat dan Faktor Yang Mempengaruhi Dukungan Sosial Terlengkap“, semoga bermanfaat.