13 Pengertian Akuntansi Auditing Menurut Para Ahli Terlengkap

Posted on

13 Pengertian Akuntansi Auditing Menurut Para Ahli Terlengkap – Akuntansi Auditing atau Akuntansi Pemeriksaan (Auditing) atau Pemeriksaan Akuntansi adalah salah satu bidang akuntansi yang lebih menekankan pada aktifitas perekonomi dalam aspek pemeriksaan terhadap hasil laporan catatan hasil kegiatan akuntansi keuangan yang bersifat independen atau tidak memihak dan obyektif. Tukuan akuntansi auditing yaitu untuk memberikan opini mengenai kewajaran laporan keuangan.

Pengertian Akuntansi Pemeriksaan (Auditing) yang lain yaitu penekanan pada proses hasil pemeriksaan hasil catatan laporan keuangan sebuah perusahaan yang akan diperiksa, sehingga hasil catatan laporan keuangan tersebut dapat dikatakan layak, jika hasil catatan laporan keuangan tersebut sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan (SAK) yang berlaku, sehingga akuntan dapat menerapkan prinsip Akuntansi Pemeriksaan (Auditing) dalam prosedur pemeriksaan hasil laporan keuangan sebuah perusahaan atau instansi.

Perbedaan Akuntansi Auditing dengan Akuntansi

Akuntansi auditing atau pemeriksaan akuntansi dilakukan akuntan publik atau auditor yang berpedoman pada Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP), pemeriksaan ini dilakukan terhadap Laporan Keuangan terus sampai kebukti-bukti dasar. Sedangkan Akuntansi dilakukan pegawai pada suatu badan usaha yang berpedoman pada SAK.
Bersifat konstruktif karena dimulai dari bukti pembukuan, jurnal, buku besar, neraca saldo hingga laporan keuangan.

Loading...

Pengertian Akuntansi Auditing Menurut Para Ahli

Selain pengertian diatas, adapula pengertian akuntansi auditing menurut ahli diantaranya:

Alvin A. Arens, Mark S. Beasley dan Randal J.Elder (2011:4)

Menurut Alvin A. Arens, Mark S. Beasley dan Randal J.Elder, Auditing adalah akumulasi dan evaluasi bukti tentang informasi untuk menentukan dan melaporkan tingkat kesesuaian antara informasi serta kriteria yang telah ditetapkan. Audit harus dilakukan oleh seorang yang kompeten dan independen.

Konrath (2002:5)

Menurut Konrath, Auditing adalah suatu proses sistematis yang secara objektif digunakan untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti tentang asersi mengenai kegiatan dan kejadian ekonomi untuk meyakinkan tingkat keterkaitan antara asersi tersebut dan kriteria yang telah ditetapkan dan melakukan komunikasi dari hasilnya kepada pihak yang berkepentingan.

Whittington, O. Ray dan Kurt Pann (2012:4)

Menurut Whittington, O. Ray dan Kurt Pann, Audit adalah pemeriksaan laporan keuangan perusahaan oleh perusahaan akuntan publik yang independen. Audit terdiri dari penyelidikan mencari catatan akuntansi dan bukti lain yang mendukung laporan keuangan tersebut. Dengan mendapatkan pemahaman tentang pengendalian internal perusahaan, dan dengan memeriksa dokumen, mengamati aset, membuat bertanya dalam dan di luar perusahaan, dan melakukan prosedur audit lain, auditor akan mengumpulkan bukti yang dibutukan untuk menentukan apakah laporan keuangan menyediakan dengan adil dan cukup melengkapi gambaran posisi keuangan perusahaan dan kegiatan selama periode yang diaudit.

Sukrisno Agoes (1996:1)

Menurut Sukrisno Agoes, Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis oleh pihak yang independen terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh pihak manajemen beserta catatan pembukuan dan bukti pendukungnya dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai laporan kewajaran laporan keuangan tersebut.

PSAK-Tim Sukses UKT Akuntansi 2006

Menurut PSAK-Tim Sukses UKT Akuntansi 2006, Auditing adalah suatu proses sistematik yang bertujuan untuk mendapatkan dan mengevaluasi bukti yang dikumpulkan atas pernyataan atau asersi tentang aksi ekonomi dan kejadian serta melihat bagaimana tingkat hubungan antara pernyataan atau asersi dengan kenyataan dan melakukan komunikasi dari hasilnya kepada yang berkepentingan.

Arens dan Loebbecke (1996:1)

Menurut Arens dan Loebbecke, Auditing adalah proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat di ukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi.

Sukrisno Agoes (2004)

Menurut Sukrisno Agoes, Auditing adalah suatu pemeriksaan yang dilakukan secara kritis dan sistematis oleh pihak yang independen terhadap laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen beserta catatan pembukuan dan bukti pendukung dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut.

Mulyadi (2002)

Menurut Mulyadi, Auditing adalah suatu proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan dan penyampaian hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

Arens dan Loebbecke (2003)

Menurut Arens dan Loebbecke, Auditing adalah suatu proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan seorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan melaporkan kesesuaian informasi dengan kriteria yang telah ditetapkan. Auditing seharusnya dilakukan oleh seorang yang independen dan kompeten.

William F. Meisser, Jr (Auditing and Assurance Service, A Systematic Approach, 2003:8)

Menurut William F. Meisser, Jr, Auditing adalah proses yang sistematik dengan tujuan mengevaluasi bukti mengenai tindakan dan kejadian ekonomi untuk memastikan tingkat kesesuaian antara penugasan dan kriteria yang telah ditetapkan, hasil dari penugasan tersebut dikomunikasikan kepada pihak pengguna yang berkepentingan.

ASOBAC (A Statement of Basic Auditing Concepts)

Menurut ASOBAC, Auditing adalah proses sistematik untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pernyataan tentang kejadian dan tindakan ekonomi untuk menentukan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang ditetapkan dan untuk menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

The American Accounting Association’s Committee on Basic Auditing Concepts (Auditing: Theory And Practice, edisi 9, 2001:1-2)

Menurut The American Accounting Association’s Committee on Basic Auditing Concepts, Auditing adalah suatu proses yang sistematis untuk memperoleh dan mengevaluasi bukti secara obyektif mengenai pernyataan tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan tingkat kesesuaian antara pernyataan tersebut dengan kriteria yang telah ditetapkan serta menyampaikan hasilnya kepada pemakai yang berkepentingan.

Sawyer (2005)

Menurut Sawyer, Audit adalah sebuah penilaian yang sistematis dan obj ektif yang dilakukan auditor (orang yang melakukan audit) terhadap operasi dan control yang berbeda dalam suatu organisasi.

Demikian artikel tentang”13 Pengertian Akutansi Auditing Menurut Para Ahli Terlengkap“, semoga bermanfaat.