Pengertian Kata Tugas, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh Kata Tugas Terlengkap

Posted on

Pengertian Kata Tugas, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh Kata Tugas Terlengkap – Kata Tugas atau Partikel adalah salah satu jenis kata dalam tata bahasa formal bahasa Indonesia. Pengertian kata tugas yang lain yaitu, kata tugas adalah salah satu jenis kata dalam bahasa indonesia yang hanya memiliki makna gramatikal atau bisa berubah sesuai konteksnya dan tidak memiliki makna leksikal atau makna tetap. Artinya, makna kata tugas akan jelas saat dihubungkan dengan kata lain dalam kalimat. Sebagian besar kata tugas memiliki bentuk yang tetap dan hanya sedikit yang dapat mengalami perubahan bentuk.

Pengertian Kata Tugas Menurut Para Ahli

Lamuddin Finoza (2009:80-81)

Menurut Lamuddin Finoza dalam Komposisi Bahasa Indonesia, kata tugas adalah kumpulan kata dan partikel yang tidak mempunyai arti leksikal, yaitu arti kata secara lepas tanpa kaitannya dengan kata lain.

Amrie Bin Abdul Rahman

Menurut Amrie Bin Abdul Rahman, Kata Tugas adalah sejenis perkataan yang hadir dalam ayat, klausa, atau frase untuk mendukung sesuatu tugas tertentu.

Loading...

Ciri-Ciri Kata Tugas

Adapun ciri-ciri kata tugas yaitu:

  • Memiliki makna gramatikal tapi tidak memiliki makna leksikal
  • Biasanya bentuknya tidak berubah
  • Arti atau maknanya akan jelas jika didampingi kata lain dalam kalimat

Jenis-Jenis Kata Tegas

Berdasarkan peranannya, kata dibagi atau diklasifikasikan menjadi lima macam subkelompok, diantaranya yaitu:

Kata Depan (Preposisi)

Menurut bahasa, Preposisi berasal dari bahasa latin yaitu Prae yang berarti sebelum dan ponere berarti menempatkan atau tempat. Kata depan adalah kata yang merangkai kata atau bagian kalimat yang diikuti oleh nominal atau pronominal atau kata yang menghubungkan kata benda dengan bagian kalimat. Umumnya, kata depan berfungis untuk mengantar sebuah objek penyerta kalimat dan tidak boleh mengantarkan subjek kalimat.

Contoh kata depan yang umumnya dikenal diantaranya di, ke dan dari. Kata depan di, ke dan dari ditulis terpisah dari kata yang mengikutinya, kecuali dalam gabungan kata yang sudah dianggap satu kata seperti kepada dan daripada.Contoh kata depan yang lainnya diantaranya yaitu dalam, antara, atas, kepada, akan, terhadap, oleh, dengan, sampai, untuk dan lain sebagainya.

Kata Penghubung (Konjungsi)

Kata penghubung (konjungsi) atau kata sambung adalah kata yang berfungsi sebagai penghubung antara satu kata dengan kata lainnya dalam sebuah kalimat maupun satu kalimat dengan kalimat lain dalam sebuah paragraf. Secara umum, kata hubung terbagi menjadi dua jenis yaitu:

Kata Penghubung Koordinatif
Kata Penghubung Koordinatif adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, atau kalimat dengan kalimat, dimana kata atau kalimat yang dihubungkan memiliki kedudukan yang sama. Contohnya seperti: dan, serta, atau, dll.

  • Ibu sedang masak dan ayah sedang duduk.
  • Rina membeli buku, pulpen, pensil, serta penggaris.

Kata Penghubung Subordinatif
Kata Penghubung subordinatif adalah kata penghubung yang berfungsi menghubungkan kata dengan kata, atau kalimat dengan kalimat, dimana kata atau kalimat yang dihubungkan memiliki kedudukan yang tidak setara. Contohnya: ketika, sejak, yang, agar, supaya, dan lain sebagainya.

  • Aku terjatuh ketika dalam perjalanan.
  • Ibu selalu memilih sayur yang masih segar.

Kata Seru (Interjeksi)

Kata seru adalah jenis kata yang digunakan untuk mengungkapkan atau menegaskan isi perasaan penulis atau pembicara. Perasaan yang dimaksud bisa berupa perasaan sedih, gembira, kagum, terkejut, dan lain sebagainya. Contohnya seperti:

  • Wah, indah sekali pemandangannya! (Kekaguman)
  • Mudah-mudahan hari ini tidak hujan! (Harapan)

Kata Sandang (Artikula)

Kata Sandang atau artikula adalah kata yang tidak memiliki makna yang digunakan untuk menjelaskan kata benda atau kata tertentu. Kata sandang bisa digunakan untuk mendampingi kata benda dasar maupun kata benda turunan atau kata tertentu lainnya. Biasanya kata sandang berada sebelum kata benda yang dijelaskannya. Contoh kata sandang diantaranya: yang, sang, kaum, para, si, dan lain sebagainya. Contoh penggunaan kata sandang:

  • Sang petani hidup sendirian di ladang. (kata “Sang” sering digunakan untuk penunjuk tunggal)
  • Kaum komunis sangat benci dengan agama. (kata “Kaum” digunakan untuk penunjuk jamak)

Partikel Penegas

Partikel penegas adalah kelas kata dalam bahasa indonesia yang tidak bisa berdiri sendiri dan harus dikaitkan dengan kata lain dalam penggunaannya. Contoh partikel penegas diantaranya: –kah, -lah, -pun, dan lain sebagainya.

Demikian artikel yang diberikan tentang Pengertian Kata Tugas, Ciri-Ciri, Jenis dan Contoh Kata Tugas Terlengkap semoga informasi yang diberikan bermanfaat dan dapat menambah ilmu pengetahuan anda. Sampai jumpa di postingan selanjutnya..