Pengertian Keputusan Investasi, Dasar, Proses dan Pengukuran Keputusan Investasi Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

Pengertian Keputusan Investasi, Dasar, Proses dan Pengukuran Keputusan Investasi Menurut Para Ahli Lengkap – Keputusan investasi adalah kebijakan manajemen dalam menggunakan dana perusahaan yang ada pada suatu aset yang diharapkan akan memberikan keuntungan di masa yang akan datang.

Keputusan investasi adalah suatu keputusan dalam pengalokasian atau meletakkan sejumlah dana pada jenis investasi tertentu agar mendatangkan keuntungan di masa mendatang dengan jangka waktu tertentu. Keputusan investasi ini melibatkan waktu jangka panjang, sehingga keputusan yang diambil harus dipertimbangkan dengan baik, karena memiliki konsekuensi berjangka pula.

Keputusan investasi berkaitan dengan proses pemilihan satu atau lebih alternatif investasi yang dinilai menguntungkan dari sejumlah alternatif investasi yang tersedia bagi perusahaan. Hasil keputusan investasi yang diambil oleh manajemen perusahaan akan tampak di neraca sisi aset berupa aset lancar dan aset tetap.

Loading...

Pengertian Keputusan Investasi Menurut Para Ahli

Sutrisno (2003)

Menurut Sutrisno, pengertian keputusan investasi adalah keputusan yang sering disebut capital budgeting, yaitu keseluruhan proses perencanaan dan pengambilan keputusan mengenai pengeluaran dan yang jangka waktu kembalinya dana tersebut melebihi satu tahun atau berjangka panjang.

Mulyadi (2006)

Menurut Mulyadi, pengertian keputusan investasi adalah suatu keputusan melepaskan dana saat sekarang dengan harapan untuk menghasilkan arus dana masa datang dengan jumlah yang lebih besar dari dana yang dilepaskan pada saat investasi awal. Dengan keputusan investasi, berarti memberi jawaban atas bidang usaha apa yang akan dimasuki, karena banyak alternatif investasi yang dapat dilaksanakan sehingga kekayaan pemilik diharapkan dapat bertambah.

Pujiati dan Widanar (2009)

Menurut Pujiati dan Widanar, pengertian keputusan investasi adalah keputusan yang dikeluarkan perusahaan terkait dengan kegiatan perusahaan untuk melepaskan dana pada saat sekarang dengan harapan untuk menghasilkan arus dana masa mendatang dengan jumlah yang lebih besar dari yang dilepaskan pada saat investasi awal, sehingga harapan perusahaan untuk selalu tumbuh dan berkembang akan semakin jelas dan terencana.

Purnamasari dkk (2009)

Menurut Purnamasari dkk, pengertian keputusan investasi adalah keputusan yang menyangkut pengalokasian dana yang berasal dari dalam maupun dana yang berasal dari luar perusahaan pada berbagai bentuk investasi.

Martono dan Harjito (2010)

Menurut Martono dan Harjito, pengertian keputusan investasi adalah keputusan terhadap aset apa yang akan dikelola oleh perusahaan. Keputusan investasi berpengaruh secara langsung terhadap besarnya rentabilitas investasi dan aliran kas perusahaan untuk waktu yang akan datang.

Wijaya dan Wibawa (2010)

Menurut Wijaya dan Wibawa, pengertian keputusan investasi adalah keputusan sebagai komposisi antara aset yang dimiliki dan pilihan investasi di masa yang akan datang.

Dasar Keputusan Investasi

Dasar keputusan investasi terdiri dari tingkat return harapan, tingkat risiko serta hubungan antara return dan risiko.

Return. Alasan utama orang melakukan investasi yaitu untuk mendapatkan keuntungan. Pada konteks manajemen investasi, tingkat keuntungan investasi disebut dengan return. Pada konteks manajemen investasi, perlu dibedakan antara return harapan (expected return) dan return aktual atau yang terjadi (realized return). Return harapan adalah tingkat return yang diantisipasi investor di masa datang. Sedangkan return yang terjadi atau return aktual adalah tingkat return yang sudah didapatkan investor pada masa lalu.

Risiko. Hal wajar apabila investor mengharapkan return yang setinggi-tingginya dari investasi yang dilakukannya. namun, ada hal penting yang harus selalu dipertimbangkan yaitu berapa besar risiko yang harus ditanggung dari investasi tersebut. Umumnya semakin besar risiko, maka semakin besar pula tingkat return harapan.

Hubungan Tingkat Risiko dan Return Harapan. Hubungan tingkat risiko dan return harapan bersifat searah dan linier, artinya semakin besar risiko suatu aset, semakin besar pula return harapan atas aset tersebut, begitu sebaliknya.

Proses Keputusan Investasi

Proses keputusan investasi bersifat berkesinambungan (going process) atau berjalan terus-menerus hingga tercapai keputusan investasi yang terbaik. Tahapan pengambilan keputusan investasi diantaranya yaitu:

Menentukan Tujuan Investasi
Tujuan investasi setiap investor berbeda tergantung pada investor yang membuat keputusan tersebut. Biasanya investor lebih menyukai investasi pada sekuritas yang mudah diperdagangkan atau pada penyaluran kredit yang lebih berisiko namun memberikan harapan return yang tinggi.

Menentukan Kebijakan Investasi
Tahapan ini dimulai dengan menentukan keputusan alokasi aset (asset allocation decision). Keputusan ini berkaitan dengan pendistribusian dana yang dimiliki pada berbagai kelas aset yang tersedia seperti saham, obligasi sekuritas luar negeri.

Pemilihan Strategi Portofolio
Ada 2 (dua) strategi portofolio yaitu strategi portofolio aktif dan strategi portofolio pasif. Strategi portofolio aktif meliputi kegiatan penggunaan informasi yang tersedia dan teknik peramalan secara aktif untuk mencari kombinasi portofolio yang lebih baik. Strategi portofolio pasif meliputi aktivitas informasi pada portofolio yang seiring dengan kinerja indeks pasar. Pilihlah strategi portofolio yang konsisten dengan dua tahap sebelumnya.

Pemilihan Aset
Setelah strategi portofolio ditentukan, selanjutnya pilih aset yang akan dimasukkan dalam portofolio. Pada tahap ini membutuhkan evaluasi pada setiap sekuritas yang ingin dimasukkan dalam portofolio. Tujuan pemilihan aset ini yaitu untuk mencari kombinasi portofolio yang efisien, yaitu portofolio yang menawarkan return diharapkan tertinggi dengan tingkat risiko tertentu atau sebaliknya menawarkan return diharapkan tertentu dengan tingkat risiko terendah.

Pengukuran dan Evaluasi Kinerja Portofolio
Apabila sudah mencapai tahap pengukuran dan evaluasi kinerja telah dilakukan namun hasilnya kurang baik maka proses keputusan investasi diulang kembali dari tahap pertama hingga tercapai keputusan investasi yang paling optimal.

Pengukuran Keputusan Investasi

Ada beberapa variabel yang digunakan untuk mengukur keputusan investasi yang disebut dengan proksi set kesempatan investasi. Menurut Kallapur dan Trombley (2001), ada 4 (empat) jenis proksi set kesempatan investasi, diantaranya yaitu:

Proksi berdasarkan harga (price based proxies)
Proksi set kesempatan berdasarkan harga menyatakan bahwa prospek pertumbuhan perusahaan sebagian dinyatakan dalam harga pasar. Rasio yang telah digunakan berkaitan dengan proksi berdasarkan pasar, diantaranya: market to book value of equity; book to market value of assets; tobin’s Q; earnings to price ratios; ratio of property, plant, and equipment to firm value; dan ratio of depreciation to firm value.

Proksi berdasarkan investasi (investment based proxies)
Proksi set kesempatan investasi berdasarkan investasi menyatakan bahwa suatu kegiatan investasi yang besar berkaitan secara positif dengan nilai set kesempatan investasi suatu perusahaan. Rasio yang telah digunakan yang berkaitan dengan proksi berdasarkan investasi tersebut, diantaranya: R&D expense to assets, sales, or firm value dan ratio of capital expenditures to firm value.

Proksi berdasarkan varian (variance measures)
Proksi set kesempatan investasi berdasarkan varian menyatakan bahwa suatu opsi akan menjadi lebih bernilai apabila menggunakan variabilitas ukuran untuk memperkirakan besarnya opsi yang tumbuh. Ukuran yang berkaitan dengan proksi berdasarkan varian tersebut, diantaranya: variance of returns and asset betas.

Proksi gabungan dari proksi individual
Alternatif proksi gabungan set kesempatan investasi dilakukan sebagai upaya untuk mengurangi kesalahan pengukuran (measurement error) yang ada pada proksi individual, sehingga akan menghasilkan pengukuran yang lebih baik untuk set kesempatan investasi. Metode yang bisa digunakan untuk menggabungkan beberapa proksi individual menjadi satu proksi yang akan diuji lebih lanjut dengan menggunakan analisis faktor.

Demikian artikel tentang “Pengertian Keputusan Investasi, Dasar, Proses dan Pengukuran Keputusan Investasi Menurut Para Ahli Lengkap“, semoga bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami berikutnya. Sampai jumpa