22 Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli Terlengkap

Posted on

22 Pengertian Filsafat Secara Umum dan Menurut Para Ahli Terlengkap – Secara etimologi, kata filsafat diambil dati kata serapan bahasa arab yang juga diambil dari bahasa Yunani philosophia (Phillia berarti persahabatan, cinta, dll dan sophia berarti kebijaksanaan), yang secara harfiah diartikan seorang pecinta kebijaksanaan.

Filsafat adalah kajian masalah umum dan mendasar tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal pikiran dan bahasa. Secara historis, filsafat mencakup inti dari segala pengetahuan. Seseorang yang mendalami bidang falsafah disebut dengan Filsuf.

Pengertian Filsafat adalah ilmu tentang seluruh fenomena kehidupan manusia dan berpikir kritis dan dijelaskan dengan konsep dasar. Filsafat tidak dapat dipahami lebih baik dengan melakukan eksperimen.

Loading...

Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli

Aristoteles (384 SM-322SM)

Menurut Aristoteles, Filsafat adalah ilmu pengetahuan yang meliputi kebenaran yang didalamnya terkandung ilmu-ilmu metafisika, logika, retorka, etika, ekonomi, politik dan estetika.

Plato (427SM-347SM)

Menurut Plato, Filsafat adalah pengetahuan tentang segala yang ada (ilmu pengetahuan yang berminat mencapai kebenaran asli).

Rene Descartes

Menurut Rene Descartes, Filsafat adalah kumpulan semua pengetahuan bahwa Allah, manusia dan alam menjadi pokok penyelidikan.

Marcus Tullius Cicero (106 SM – 43SM)

Menurut Marcus Tullius Cicero, Filsafat adalah pengetahuan tentang sesuatu yang mahaagung dan usaha-usaha untuk mencapainya.

Al-Farabi

Menurut Al-Farabi, Filsafat adalah ilmu pengetahuan tentang alam maujud dan bertujuan menyelidiki hakikat yang sebenarnya.

Immanuel Kant (1724 -1804)

Menurut Immanuel Kant, Filsafat itu ilmu pokok dan pangkal segala pengetahuan yang mencakup di dalamnya empat persoalan, yaitu: “apakah yang dapat kita ketahui? (dijawab oleh metafisika); “apakah yang dapat kita kerjakan? (dijawab oleh etika); “sampai di manakah pengharapan kita? (dijawab oleh antropologi).

Langeveld

Menurut Langeveld, ilsafat adalah berpikir tentang masalah final dan menentukan, yaitu masalah makna keadaan, Tuhan, kebebasan dan keabadian.

Ir. Proedjawijatna

Menurut Ir. Proedjawijatna, Filsafat adalah ilmu yang berusaha untuk menemukan penyebabnya deras untuk segala sesuatu dengan pikiran belaka.

Prof. Dr. Fuad Hasan

Menurut Prof. Dr. Fuad Hasan, Filsafat adalah suatu ikhtiar untuk berpikir radikal, artinya mulai dari radiksnya suatu gejala, dari akarnya suatu hal yang hendak dimasalahkan. Dan dengan jalan penjajakan yang radikal itu filsafat berusaha untuk sampai kepada kesimpulan-kesimpulan yang universal.

Notonogo

Menurut Notonogo, Filosofi yang meneliti hal-hal yang menjadi objek inti dari sudut mutlak (di), yang tetap dan tidak berubah, yang juga disebut alami.

Drs H. Hasbullah Bakry

Menurut Drs H. Hasbullah Bakry, Ilmu Filsafat adalah ilmu yang menyelidiki segala sesuatu dengan mendalam mengenai ketuhanan, alam semesta dan manusia, sehingga dapat menghasilkan pengetahuan tentang bagaimana hakikatnya sejauh yang dapat dicapai oleh akal manusia, dan bagaimana sikap manusia itu seharusnya setelah mencapai pengetahuan itu.

N. Driyarkara

Menurut N. Driyarkara, Filsafat adalah refleksi yang mendalam tentang penyebab ‘di sana dan melakukan’, refleksi dari realitas (reality) jauh ke dalam ‘mengapa’ penghabisan itu.

Brubacher

Menurut Brubacher, ilsafat berasal dari bahasa Yunani yang berarti filos dan sofia yang memiliki arti cinta kebijaksanaan atau belajar. Selebihnya dapat diartikan cinta belajar seperti umumnya terhadap proses perkembangan ilmu pengetahuan (Sains) cuma ada pada apa yang kita kenal dengan filsafat.

Johann Gotlich Fickte

Menurut Johann Gotlich Fickte, Filsafat sebagai Wissenschaftslehre atau ilmu dari ilmu-ilmu , yaitu ilmu umum, yang menjadi dasar segala ilmu. Ilmu yang membicarakan sesuatu bidang atau jenis kenyataan. Filsafat memperkatakan seluruh bidang dan seluruh jenis ilmu dengan mencari kebenaran dari seluruh kenyataan.

Paul Nartorp

Menurut Paul Nartorp, Filsafat sebagai Grunwissenschat atau ilmu dasar hendak menentukan kesatuan pengetahuan manusia dengan menunjukan dasar akhir yang sama, yang memikul sekaliannya .

Bertrand Russel

Menurut Bertrand Russel, Filsafat adalah sesuatu yg berada di tengah-tengah antara teologi dan sains. Sebagaimana dengan teologi, filsafat berisikan tentang pemikiran-pemikiran mengenai masalah-masalah pengetahuan definitif tentangnya, sampai sangat jauh, tidak bisa dipastikan, akan tetapi seperti sains, filsafat lebih menarik perhatian akal manusia daripada otoritas tradisi maupun otoritas wahyu.

Prof. Dr. Ismaun, M.Pd

Menurut Prof. Dr. Ismaun, M.Pd, Filsafat merupakan usaha pemikiran dan renungan manusia dengan akal dan qalbunya dengan sungguh-sungguh , yakni secara kritis sistematis, fundamentalis, universal, integral dan radikal untuk mencapai dan menemukan kebenaran yg hakiki yakni pengetahuan, dan kearifan atau kebenaran yg sejati.

Harold H. Titus

Menurut Harold H. Titus, Filsafat merupakan sekumpulan sikap dan kepecayaan terhadap kehidupan dan alam yg biasanya diterima dengan tidak kritis. Filsafat merupakan suatu proses kritik atau pemikiran terhadap kepercayaan dan sikap yg dijunjung tinggi.

Prof. Dr.Muhamad Yamin

Menurut Prof. Dr.Muhamad Yamin, Filsafat adalah pemusatan pikiran , sehingga manusia menemui kepribadiannya seraya didalam kepribadiannya itu dialaminya kesungguhan.

Bertrand Russel

Menurut Bertrand Russel, Filsafat adalah sesuatu yg berada di tengah-tengah antara teologi dan sains. Sebagaimana teologi, filsafat berisikan pemikiran-pemikiran mengenai masalah-masalah yg pengetahuan definitif tentangnya, sampai sebegitu jauh, tidak bisa dipastikan;namun, seperti sains, filsafat lebih menarik perhatian akal manusia daripada otoritas tradisi maupun otoritas wahyu.

Pudjo Sumedi AS., Drs.,M.Ed. & Mustakim, S.Pd.,MM

Menurut Pudjo Sumedi AS., Drs.,M.Ed. & Mustakim, S.Pd.,MM, Istilah dari filsafat berasal bahasa Yunani: “philosophia”. Seiring perkembangan jaman akhirnya dikenal juga dalam berbagai bahasa, seperti: “philosophic” dalam kebudayaan bangsa Jerman, Belanda, dan Perancis; “philosophy” dalam bahasa Inggris; “philosophia” dalam bahasa Latin; dan “falsafah” dalam bahasa Arab.

Sidi Gazalba

Menurut Sidi Gazalba, Berfilsafat adalah mencari kebenaran dari kebenaran untuk kebenaran , tentang segala sesuatu yang  di masalahkan, dengan berfikir radikal, sistematik dan universal.

Demikian artikel pembahasan tentang “22 Pengertian Filsafat Menurut Para Ahli Terlengkap“, semoga bermanfaat dan jangan lup ikuti postingan kami berikutnya.