Pengertian Garis Khatulistiwa, Fungsi, Kehidupan, Iklim dan Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa Lengkap

Posted on

Pengertian Garis Khatulistiwa, Fungsi, Kehidupan, Iklim dan Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa Lengkap – Dalam geografi, garis khatulistiwa atau ekuator adalah sebuah garis imajiner atau garis khayal yang digambar di tengah-tengah planet di antara dua kutub dan paralel terhadap poros rotasi planet. Garis khatulistiwa ini membagi Bumi menjadi dua bagian belahan bumi utara dan belahan bumi selatan. Garis lintang ekuator adalah 0°. Panjang garis khatulistiwa Bumi adalah sekitar 40.070 km.

Di khatulistiwa, matahari berada tepat di atas kepala pada tengah hari pada saat ekuinoks (ketika sumbu Bumi tidak terinklinasi terhadap Matahari, dan pusat Matahari berada di bidang yang sama dengan khatulistiwa Bumi). Maka durasi antara siang hari dan malam hari sama sepanjang tahun kira-kira 12 jam.

Antara equinox Maret dan September, latitud bagian utara Bumi menuju Matahari yang dikenal sebagai Tropik Cancer, bagian bumi paling utara di mana Matahari dapat berada tepat di atas kepala. Bagian selatan Bumi terjadi antara equinox bulan September dan Maret dinamakan Tropik Capricorn.

Loading...

Bagian bumi yang dilewati garis khatulistiwa ini kebanyakan samudra seperti samudra atlantik, samudra hindia, samudra pasifik. Berdasarkan letak garis khatulistiwa ini, maka benua yang dilalui garis tersebut diantaranya yaitu:

  • Asia, yaitu Indonesia
  • Amerika Selatan, yaitu Brasil bagian utara dan Ekuador
  • Afrika yaitu Kenya, Uganda, Republik Demokrasi Kongo, Kongo, Republik Demokratik São Tomé dan Príncipe, Somalia dan Gabon.

Fungsi Garis Khatulistiwa

Adapun fungsi garis khatulistiwa diantaranya yaitu:

  • Sebagai acuan untuk menentukan perbedaan zona iklim di bumi.
  • Sebagai pembagi antara dua belahan bumi yaitu belahan bumi selatan dan belahan bumi utara.
  • Sebagai patokan untuk menentukan lokasi suatu negara atau tempat.
  • Sebagai acuan dalam menentukan perbedaan iklim, cuaca, dan musim.
  • Untuk menentukan posisi matahari sepanjang tahunnya.
  • Untuk menentukan tinggi rendahnya suatu tingkat permukaan dan arus air laut.
  • Untuk membuat proyeksi jenis-jenis peta.
  • Sebagai dasar penentusistem navigasi untuk keperluan transportasi penerbangan dan laut.
  • Untuk tempat peluncuran roket atau pesawat luar angkasa.
  • Untuk mengklasifikasikan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi suatu negara dari dua kawasan, yaitu bagian Utara dan Selatan.

Kehidupan di Sekitar Garis Khatulistiwa

Di sekitar garis khatulistiwa, terdapat banyak keanekaragaman. Jarak suatu wilayah/daerah akan mempengaruhi keanekaragaman yang ada, semakin dekat suatu daerah dengan garis khatulistiwa maka daerah tersebut semakin tinggi memiliki keanekaragaman hayati. Sebaliknya, semakin jauh dari khatulistiwa maka semakin rendah keanekaragaman hayati yang dimiliki. Indonesia merupakan salah satu negara yang terletak di sekitar khatulistiwa.

Suhu dan kelembaban di sekitar khatulistiwa juga mempengaruhi kondisi makhluk yang tinggal di suatu daerah. Suhu lingkungan ditentukan oleh banyaknya sinar matahari yang diserap oleh komponen yang menyusun suatu ekosistem. Umumnya makhluk hidup hanya bisa bertahan hidup pada kisaran suhu 0°C- 40°C. Suhu yang paling ideal bagi kelangsungan hidup makhluk yaitu sekitar 27°C. Suhu tersebut dikategorikan dalam suhu hangat. Di daerah khatulistiwa suhu hangat terjadi sepanjang tahun. Hal ini menyebabkan tingginya keanekaragaman hayati di daerah tersebut. Kondisi tersebut merupakan kondisi paling baik untuk makhluk hidup bisa bertahan.

Di daerah khatulistiwa terdapat hutan yang disebut dengan hutan hujan tropis. Hutan hujan tropis ini merupakan tempat yang paling kaya akan keanekaragaman hayati. Lebih dari 2.500 spesies tanaman merambat tumbuh di hutan hujan. Liana tumbuh dari semak kecil yang tumbuh di lantai hutan, ia menumbuhkan sulur untuk menggapai pohon dan mencapai sinar matahari di atas kanopi. Tanaman merambat tumbuh dari satu pohon ke pohon lain dan membentuk 40% dari daun kanopi. Rotan anggur memiliki duri di bagian bawah daunnya yang menunjuk ke belakang sebagai pegangan anakan pohon.

Hewan-hewan yang hidup di hutan hujan tropis diantaranya kupu-kupu, kumbang, kupu-kupu sayap bening, capung, kupu-kupu burung hantu, ulat kaki seribu, belalang sembah, lutung gading, monyet, gorilla, lemur, kera, orangutan, macan, ocelot, kerbau, babi rusa, kelelawar, kapibara, rakun, gajah dan masih banyak lagi yang lainnya.

Iklim di Sekitar Garis Khatulistiwa

Berdasarkan aspek geografi dan kondisi fisiknya, iklim di sekitar garis khatulistiwa memiliki perbedaan jika dibandingkan dengan belahan bumi utara dan selatan. Daerah disekitar garis khatulistiwa memiliki iklim tropis (panas). Keadaan cuaca yang rata-rata panas mengakibatkan negara yang ada didaerah tersebut beriklim tropis. Iklim tropis ini mengakibatkan terjadinya hujan yang disebut dengan hujan tropis. Selama dua bulan daerah ini memiliki temperatur rata-rata di atas 18. Suhu tropis ini akan relatif tetap sepanjang tahun, dengan variasi musiman yang didominasi oleh presipitasi. Iklim tropis di sekitar garis khatulistiwa terletak antara 0-231°/2° LU/LS dan hampir 40% dari permukaan bumi.

Ciri-ciri iklim tropis disekitaran gari khatulistiwa, diantaranya yaitu:

  • Memiliki suhu rata-rata yang tinggi. Hal ini terjadi karena matahari vertikal, umumnya suhu udara pada daerah beriklim tropis yaitu 20-23°C. Akan tetapi, di beberapa tempat memiliki suhu rata-rata 30°C.
  • Memiliki amplitudo suhu rata-rata tahunan yang kecil. Di garis khatulistiwa amplitudo suhu rata-rata per tahun yaitu sekitar 1-5°C, sedangkan amplitudo suhu hariannya lebih besar.
  • Memiliki tekanan udara yang rendah yang berubah secara perlahan dan beraturan.
  • Memiliki frekuensi hujan yang besar dibandingkan daerah lainnya (belahan bumi utara dan belahan bumi selatan).
  • Di daerah sekitar khatulistiwa lamanya waktu siang dan malam relatif sama sepanjang tahun.

Negara-Negara Yang Dilintasi Garis Khatulistiwa

Garis khatulistiwa berfungsi untuk membagi belahan bumi menjadi dua bagian, yaitu belahan bumi bagian selatan dan belahan bumi bagian utara. Garis khatulistiwa juga melintasi berbagai tempat di bumi, namun bagian yang dilintasi oleh garis khatulistiwa kebanyakan samudera. Garis khatulistiwa ini melintasi daratan dan wilayah perairan 14 negara. Negara-negara yang terletak digaris khatulistiwa disebut dengan negara Khatulistiwa. Berikut tabel daratan atau wilayah perairan di 14 negara yang dilewati garis khatulistiwa dimulai dari garis bujur 0° ke timur:

Demikian artikel pembahasan tentang “Pengertian Garis Khatulistiwa, Fungsi, Kehidupan, Iklim dan Negara yang Dilewati Garis Khatulistiwa Lengkap“, semoga bermanfaat.