Pengertian Peran, Konsep, Struktur dan Jenis-Jenis Peran Menurut Para Ahli Lengkap

Posted on

Pengertian Peran, Konsep, Struktur dan Jenis-Jenis Peran Menurut Para Ahli Lengkap – Secara umum, pengertian peran adalah serangkaian perilaku yang diharapkan dari seseorang berdasarkan posisi sosial, baik secara formal maupun informal.

Peran merupakan tindakan yang dilakukan individu atau sekelompok orang dalam suatu peristiwa, dan juga pembentuk tingkah laku yang diharapkan dari seseorang yang memiliki kedudukan di masyarakat.

Peran seseorang mencakup tiga hal diantaranya yaitu:

  • Peran adalah bagian dari peraturan (norma-norma) yang membimbing seseorang di dalam masyarakat.
  • Peran adalah sesuatu yang seharusnya dilakukan individu di dalam suatu masyarakat.
  • Peran adalah perilaku individu yang memiliki peranan penting di dalam struktur sosial masyarakat.

Pengertian Peran Menurut Para Ahli

Suhardono (1994)

Menurut Suhardono, Peran adalah patokan atau ukuran yang ada dalam kehidupan manusia sehingga berfungsi untuk membatasi perilaku dalam setiap posisi.

Riyadi (2002)

Menurut Riyadi, Peran adalah sebuah orientasi atau konsep yang terbentuk karena suatu pihak dalam oposisi sosial di kehidupan masyarakat. Hal ini didasari pada individu dan alasan untuk melangsungkan tindakan yang diinginkan.

Mifta Thoha (2002)

Menurut Mifta Thoha, Peran adalah serangkaian perilaku seseorang yang dilakukan berdasarkan dengan karakternya. Kondisi ini bisa dilatarbelakangi oleh psikologi seseorang setiap melakukan tindakan yang diinginkan, sesuai kata hatinya.

Soekanto (2009)

Menurut Soekanto, Peran adalah suatu pekerjaan yang dilakukan dengan dinamis sesuai dengan status atau kedudukan yang disandang. Status dan kedudukan ini sesuai dengan keteraturan sosial, bahkan dalam keteraturan tindakan semuanya disesuaikan dengan peran yang berbeda.

Poerwadarminta

Menurut Poerwadarminta, Peran adalah suatu tindakan yang dilakukan seseorang berdasarkan peristiwa yang melatarbelakanginya. Peristiwa tersebut bisa dalam hal baik dan hal buruk sesuai dengan lingkungan yang sedang mempengaruhi dirinya untuk bertindak.

Katz dan Kahn

Menurut Katz dan Kahn, pengertian peran adalah suatu tindakan yang dilakukan oleh seseorang berdasarkan karakter dan kedudukannya. Hal ini didasari pada fungsi-fungsi yang dilakukan dalam menunjukan kedudukan serta karakter kepribadian setiap manusia yang menjalankannya.

Konsep Peran

Berikut ini konsep-konsep peran diantaranya yaitu:

BACA JUGA :  Pengertian Penginderaan Jauh, Komponen, Manfaat Keunggulan dan Kelemahan Pengindraan Jauh Lengkap

Persepsi Peran, yaitu pandangan kita terhadap tindakan yang seharusnya dilakukan pada situasi tertentu. Persepsi ini berdasarkan interpretasi atas sesuatu yang diyakini tentang bagaimana seharusnya kita berperilaku.

Ekspektasi Peran, yaitu sesuatu yang telah diyakini orang lain bagaimana seseorang harus bertindak dalam situasi tertentu. Sebagian besar perilaku seseorang ditentukan oleh peran yang didefinisikan dalam konteks dimana orang tersebut bertindak.

Konflik Peran. Ketika seseorang berhadapan dengan ekspektasi peran yang berbeda, maka akan menghasilkan konflik peran. Konflik ini akan muncul saat seseorang menyadari bahwa syarat satu peran lebih berat untuk dipenuhi ketimbang peran lain.

Struktur Peran

Secara umum, struktur peran bisa dikelompokkan menjadi dua bagian diantaranya yaitu:

Peran Formal

Peran formal yaitu peran yang nampak jelas, yakni berbagai perilaku yang sifatnya homogen. Contohnya dalam keluarga, suami/ayah dan istri/ibu berperan sebagai provider (penyedia), pengatur rumah tangga, merawat anak, rekreasi, dan lain sebagainya.

Peran Informal

Peran informal yaitu peran yang tertutup, yakni suatu peran yang bersifat implisit (emosional) dan umumnya tidak terlihat di permukaan. Tujuan peran informal yaitu untuk pemenuhan kebutuhan emosional dan menjaga keseimbangan dalam keluarga.

Jenis-Jenis Peran

Menurut Soerjono Soekamto, ada 3 (tiga) macam peran diantaranya yaitu:

Peran Aktif

Peran aktif yaitu peran seseorang seutuhnya selalu aktif dalam tindakannya pada suatu organisasi. Hal tersebut bisa dilihat atau diukur dari kehadirannya dan kontribusinya terhadap suatu organisasi.

Peran Partisipasif

Peran partisipasif yaitu peran yang dilakukan seseorang berdasarkan kebutuhan atau hanya pada saat tertentu saja.

Peran Pasif

Peran pasif yaitu suatu peran yang tidak dilaksanakan oleh individu. Ini berarti, peran pasif hanya digunakan sebagai simbol dalam kondisi tertentu di dalam kehidupan masyarakat.

Demikian artikel tentang “Pengertian Peran, Konsep, Struktur dan Jenis-Jenis Peran Menurut Para Ahli Lengkap“, semoga bermanfaat.