Pengertian Metode Pembelajaran, Fungsi, Tujuan dan Jenis Metode Pembelajaran Lengkap

Posted on

Pengertian Metode Pembelajaran, Fungsi, Tujuan dan Jenis Metode Pembelajaran Lengkap – Metode Pembelajaran atau Model Pembelajaran adalah seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru juga segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar.

Pengertian metode pembelajaran (learning methods) adalah suatu proses penyampaian materi pendidikan kepada peserta didik yang dilakukan secara sistematis dan teratur oleh tenaga pengajar atau guru.

Metode pembelajaran juga diartikan sebagai suatu strategi atau taktik dalam melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar di kelas yang diaplikasikan oleh tenaga pengajar sehingga tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan dapat tercapai dengan baik.

Pengertian Metode Pembelajaran Menurut Para Ahli

Sobri Sutikno

Menurut Sobri Sutikno, metode pembelajaran adalah cara-cara dalam menyajikan materi pelajaran yang diberikan kepada murid agar terjadi proses pembelajaran pada diri siswa dalam upaya untuk mencapai tujuan.

Hasby Ashydiqih

Menurut Hasby Ashydiqih, metode pembelajaran adalah seperangkat cara yang dilakukan guna mencapai tujuan tertentu dalam proses pembelajaran.

Ahmadi

Menurut Ahmadi, metode pembelajaran adalah suatu pengetahuan tentang beberapa cara mengajar yang dipergunakan oleh guru atau instruktur.

Nana Sudjana

Menurut Nana Sudjana, metode pembelajaran adalah cara yang dipergunakan guru dalam mengadakan hubungan dengan siswa pada saat berlangsungnya proses belajar dan mengajar.

Abdurrahman Ginting

Menurut Abdurrahman Ginting, metode pembelajaran adalah cara atau pola yang khas dalam memanfaatkan berbagai prinsip dasar pendidikan serta berbagai teknik dan sumber daya terkait lainnya supaya terjadi proses pembelajaran pada diri siswa.

Fungsi Metode Belajar

Menurut Syaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain, fungsi metode pembelajaran diantaranya yaitu:

  • Sebagai Alat Motivasi Ekstrinsik
  • Sebagai Strategi Pembelajaran
  • Sebagai Alat untuk Mencapai Tujuan.

Tujuan Metode Pembelajaran

Adapun tujuan metode pembelajaran atau metode belajar adalah:

  • Untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan individunya sehingga bisa mengatasi permasalahannya dengan terobosan solusi alternatif.
  • Untuk membantu menemukan, menguji, dan menyusun data yang dibutuhkan dalam upaya pengembangan disiplin suatu ilmu.
  • Untuk membantu proses belajar mengajar sehingga pelaksanaan kegiatan pembelajaran dapat dilakukan dengan cara terbaik.
  • Agar proses pembelajaran dapat berjalan dalam suasana menyenangkan dan penuh motivasi sehingga materi pembelajaran lebih mudah dimengerti oleh siswa.
  • Untuk memudahkan proses pembelajaran dengan hasil yang baik sehingga tujuan pengajaran dapat tercapai.
  • Untuk menghantarkan sebuah pembelajaran ke arah yang ideal dengan tepat, cepat, dan sesuai dengan yang diharapkan.

Jenis-Jenis Metode Pembelajaran

Berikut ini macam macam metode pembelajaran diantaranya yaitu:

Metode Ceramah, yaitu metode pembelajaran dengan menyampaikan informasi secara lisan kepada siswa. Adapun kelebihan dan kekurangan metode ceramah diantaranya yaitu:

Kekurangan metode ceramah diantaranya yaitu:

  • Peserta didik lebih pasif karena hanya mendengarkan pengajar.
  • Kegiatan belajar mengajar cenderung membosankan.
  • Beberapa siswa yang lebih menyukai belajar visual akan kesulitan menerima pelajaran.
  • Proses pengajaran lebih fokus pada pengertian kata-kata saja.

Kelebihan metode ceramah diantaranya yaitu:

  • Tenaga pengajar bisa mengendalikan kelas sepenuhnya.
  • Mendorong siswa agar berusaha melatih fokus.
  • Proses pembelajaran lebih mudah dilakukan.
  • Kegiatan belajar dapat diikuti banyak peserta didik.

Metode Diskusi, yaitu suatu metode pengajaran yang mengedepankan aktivitas diskusi siswa dalam belajar memecahkan masalah. Metode pembelajaran ini dilakukan dengan membentuk kelompok diskusi untuk membahas suatu masalah.

Kelebihan metode diskusi, yaitu:

  • Mendorong siswa berfikir kritis.
  • Mendorong siswa untuk menyampaikan pendapatnya.
  • Melatih siswa tentang toleransi dan menghargai pendapat orang lain.

Kekurangan metode diskusi, yaitu:

  • Cenderung didominasi siswa yang suka berbicara.
  • Diperlukan cara formal dalam menyampaikan pendapat.
  • Tema di dalam diskusi biasanya terbatas.
  • Hanya cocok untuk kelompok kecil.

Metode Demonstrasi, yaitu metode pengajaran yang dilakukan dengan cara bentuk praktikum sehingga siswa melihat langsung apa yang sedang dipelajari. Biasanya metode pembelajaran ini lebih menarik dan membuat siswa lebih fokus terhadap materi pelajaran.

Kelebihan metode demonstrasi, yaitu:

  • Informasi lebih mudah dimengerti karena melalui praktik langsung.
  • Dapat meminimalisir kemungkinan kesalahan pengertian karena bukti konkret terlihat.
  • Siswa lebih mudah memahami informasi yang disampaikan pengajar.

Kekurangan metode demonstrasi, yaitu:

  • Tidak semua materi pelajaran dapat diperagakan.
  • Tenaga pengajar harus orang yang sangat paham mengenai materi yang diajarkan.
  • Hanya efektif bila siswa tidak terlalu banyak.

Metode Ceramah Plus, yaitu metode pembelajaran yang mirip dengan metode ceramah pada umumnya, tapi disertai dengan metode lain dalam penyampaian materi pelajaran. Misalnya seperti:

  • Metode ceramah plus tanya jawab.
  • Metode ceramah plus diskusi dan tugas.
  • Metode ceramah plus demostransi dan latihan.

Metode Pembelajaran Resitasi, yaitu metode yang mengharuskan para siswa membuat suatu resume mengenai materi yang sudah disampaikan oleh pengajar. Resume tersebut dituliskan di dalam kertas dengan menggunakan kata-kata sendiri dari para murid.

Kelebihan metode pembelajaran resitasi, yaitu:

  • Mendorong siswa untuk melatih cara menulis yang baik.
  • Siswa cenderung lebih mengingat materi pelajaran yang disampaikan guru.
  • Melatih siswa untuk bertanggungjawab dan mengambil inisiatif.

Kekurangan metode pembelajaran resitasi, yaitu:

  • Beberapa siswa menyalin resume milik temannya, atau dikerjakan oleh orang lain.
  • Sulit untuk mengevaluasi apakah siswa benar-benar memahami resume yang telah dibuatnya.

Metode Eksperimen, yaitu metode yang dilakukan dengan kegiatan praktikum atau percobaan lab sehingga siswa dapat melihat materi pelajaran secara langsung.

Kelebihan metode eksperimen, yaitu:

  • Siswa dapat bereksplorasi dan mengembangkan diri melalui percobaannya.
  • Membuat siswa berpikir bahwa materi pelajaran dapat dibuktikan dengan percobaan.
  • Menghasilkan siswa yang memiliki jiwa peneliti untuk pengembangan keilmuan.

Kekurangan metode eksperimen, yaitu:

  • Siswa tidak dapat melakukan eksperimen bila kekurangan alat.
  • Tidak semua materi pelajaran dapat dilakukan dengan metode percobaan.
  • Kegiatan metode ini hanya dapat dilakukan pada bidang studi tertentu dan dalam waktu yang terbatas.
BACA JUGA :  Pengertian Workshop, Ciri-Ciri, Jenis dan Tata Pelaksanaan Workshop Terlengkap

Metode Karya Wisata, yaitu metode belajar dengan memanfaatkan lingkungan atau tempat-tempat tertentu yang memiliki sumber ilmu bagi siswa. Metode ini harus mendapat pengawasan langsung dari guru.

Kelebihan metode karya wisata, yaitu:

  • Memanfaatkan interaksi langsung dengan lingkungan alam dan tempat-tempat tertentu.
  • Kegiatan pengajaran lebih menyenangkan dan menarik.
  • Merangsang siswa untuk lebih kreatif dalam berpikir dan menyampaikan pendapat.

Kekurangan metode karya wisata, yaitu:

  • Memerlukan biaya yang cukup besar.
  • Kegiatan harus direncanakan dengan matang.
  • Harus melalui persetujuan dari banyak pihak, baik pihak sekolah, orang tua, dan pihak lainnya.
  • Faktor keselamatan menjadi hal yang sangat penting untuk diperhatikan.
  • Banyak siswa yang lebih mengutamakan tujuan rekreasi ketimbang tujuan pembelajaran.

Metode Latihan, yaitu metode pengajaran yang dilakukan dengan cara melatih keterampilan (soft skill) para siswa dengan cara merancang, membuat, atau memanfaatkan sesuatu.

Kelebihan metode latihan, yaitu:

  • Dapat melatih kecakapan motorik dan kognitif siswa.
  • Dapat melatih kreativitas di dalam diri para siswa.
  • Dapat melatih fokus, kecepatan, dan ketelitian siswa.

Kekurangan metode latihan, yaitu:

  • Beberapa siswa yang tidak berminat akan sulit beradaptasi.
  • Adanya kemungkinan menghambat bakat lain yang terdapat dalam diri siswa.
  • Dapat membuat siswa bosan karena kegiatan ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

Metode Perancangan, yaitu metode yang ditujukan merangsang siswa untuk mampu membuat suatu proyek yang nantinya akan diteliti.

Kelebihan metode peracangan, yaitu:

  • Mendorong siswa untuk berpikir kritis dan mampu memecahkan masalah.
  • Melatih siswa untuk dapat mengintegrasikan pengetahuan, sikap, dan keterampilan secara terpadu.

Kekurangan metode peracangan, yaitu:

  • Hanya dapat dilakukan ketika ada event perlombaan.
  • Membutuhkan tenaga pengajar khusus untuk merencanakan dan melaksanakan kegiatan.
  • Membutuhkan sumber daya dan fasilitas yang cukup besar.

Metode Debat, yaitu metode pembelajaran dimana siswa saling beradu argumentasi, baik secara perorangan maupun berkelompok. Debat tersebut dilakukan secara formal dengan aturan tertentu dimana tujuannya untuk membahas suatu permasalahan dan cara penyelesaian masalah.

Kelebihan metode debat, yaitu:

  • Melatih kerjasama dan kerja kelompok para siswa.
  • Melatih siswa untuk menyampaikan dan mempertahankan argumentasinya.
  • Mendorong siswa untuk mencari informasi untuk memperkuat argumentasinya.
  • Melatih kemampuan menyampaikan pendapat dan rasa percaya diri siswa.

Kekurangan metode debat, yaitu:

  • Seringkali menimbulkan argumentasi yang tidak ada penyelesaiannya.
  • Hanya siswa tertentu saja yang melakukan kegiatan debat.
  • Pendapat yang disampaikan seringkali tidak memiliki intisari dan hanya berisi sanggahan.

Metode Skrip Kooperatif, yaitu metode pembelajaran dengan memasangkan siswa dan menuntut siswa untuk menyampaikan intisari dari materi pelajaran secara lisan. Pada akhir sesi, guru akan memberikan kesimpulan dari pokok materi pelajaran.

Kelebihan metode skrip kooperatif, yaitu:

  • Melatih siswa dalam mendengarkan, menyimpulkan, dan menyampaikan intisari dari materi.
  • Melatih siswa untuk lebih berani dan percaya diri di dalam kelas.
  • Siswa lebih aktif berpartisipasi secara keseluruhan.

Kekurangan metode skrip kooperatif, yaitu:

  • Metode ini hanya dapat diterapkan pada bidang studi tertentu.
  • Hanya bisa dilakukan dengan dua group dan dua orang berpasangan.

Metode Pembelajaran Mind Maping, yaitu metode yang menerapkan cara berpikir yang runtun terhadap suatu permasalahan, bagaimana terjadinya masalah, dan bagaimana penyelesaiannya. Dengan metode ini, siswa dapat meningkatkan daya analisis dan berpikir kritis sehingga memahami masalah dari awal hingga akhir.

Kelebihan metode mind maping, yaitu:

  • Metode pembelajaran ini dianggap lebih efektif dan efisien.
  • Munculnya ide baru yang digambarkan dalam diagram.
  • Alur berpikir siswa lebih efektif sehingga bermanfaat bagi kehidupannya.

Kekurangan metode mind maping, yaitu:

  • Dibutuhkan pengetahuan dengan banyak membaca sebelum membuat mapping.
  • Tidak semua siswa dapat terlibat dalam kegiatan.
  • Beberapa detail informasi mungkin akan hilang dari dalam mapping.
  • Kemungkinan besar orang lain tidak mengerti mind mapping yang dibuat temannya karena hanya berisi poin inti.

Metode Pembelajaran Inquiry, yaitu metode pembelajaran yang dapat mendorong para siswa untuk menyadari apa saja yang telah diperoleh selama belajar. Dalam metode ini melibatkan intelektual dan mendorong siswa memahami bahwa apa yang telah dipelajari adalah sesuatu yang berharga.

Metode Pembelajaran Discovery, yaitu metode pembelajaran yang dilakukan dengan cara mengembangkan cara belajar siswa aktif, mandiri, dan memiliki pemahaman yang lebih baik. Dalam hal ini, siswa mencari jawaban terhadap pertanyaannya sendiri sehingga mengingatnya lebih baik.

Kelebihan metode discovery, yaitu:

  • Mengembangkan kemampuan kognitif siswa.
  • Siswa dapat berpikir lebih luas dan lebih mandiri.
  • Meningkatkan motivasi dan rasa percaya diri siswa melalui penemuan yang dilakukannya.
  • Meningkatkan hubungan timbal-balik antara siswa dan guru.

Kekurangan metode discovery, yaitu:

  • Metode ini hanya cocok untuk kelas yang kecil.
  • Siswa harus memiliki persiapan metal dalam proses belajar.
  • Siswa lebih memperdulikan penemuannya ketimbang memperhatikan keterampilan dan sikap.
  • Tidak semua penemuan dapat memecahkan masalah.

Metode Berbagi Peran, yaitu metode pembalajaran dengan cara berbagi peran (role playing) dilakukan dengan melibatkan siswa untuk memerankan suatu karakter atau situasi tertentu. Metode ini dapat melatih komunikasi siswa dalam berinteraksi dengan orang lain.

Kelebihan metode berbagi peran, yaitu:

  • Siswa bisa mempraktikkan materi pelajaran secara langsung.
  • Melatih rasa percaya diri siswa dengan melakukan peran tertentu di depan kelas.
  • Siswa lebih memahami materi pelajaran.

Kekurangan metode berbagi peran, yaitu:

  • Sebagian siswa tidak menyukai metode seperti ini.
  • Siswa yang introvert umumnya sulit mengikuti metode role playing.

Demikian artikel tentangĀ “Pengertian Metode Pembelajaran, Fungsi, Tujuan dan Jenis Metode Pembelajaran Lengkap“, semoga bermanfaat.