Pengertian Artefak, Ciri, Jenis, Contoh Artefak di Indonesia beserta Gambarnya Lengkap

Posted on

Pengertian Artefak, Ciri, Jenis, Contoh Artefak di Indonesia beserta Gambarnya Lengkap – Artefak (artifacts) adalah benda arkeologi atau peninggalan benda-benda bersejarah, yaitu semua benda yang dibuat atau dimodifikasi oleh manusia yang bisa dipindahkan. Singkatnya pengertian artefak adalah objek budaya.

Pengertian artefak dalam arkeologi adalah benda (atau bahan alam) yang jelas dibuat oleh (tangan) manusia atau jelas menampakkan (observable) adanya jejak-jejak buatan manusia padanya (bukan benda alamiah semata) melalui teknologi pengurangan maupun teknologi penambahan pada benda alam tersebut. Ciri penting dalam konsep artefak yaitu bahwa benda ini bisa bergerak atau bisa dipindahkan (movable) oleh tangan manusia dengan mudah (relatif) tanpa merusak atau menghancurkan bentuknya.

Umumnya artefak berupa benda-benda atau sesuatu yang bisa diraba, dilihat, dan juga didokumentasikan . Contoh artefak diantaranya alat-alat batu, logam dan tulang, gerabah, prasasti lempeng dan kertas, senjata-senjata logam (anak panah, mata panah dan lain sebagainya), terracotta dan tanduk binatang. Biasanya artefak-artefak tersebut diletakkan di museum agar orang bisa melihat dan mempelajarinya.

Ciri-Ciri Artefak

Berikut ini ciri ciri atau karakteristik artefak diantaranya yaitu:

  • Terbuat dari batu dan sudah mulai halus.
  • Merupakan hasil kebudayaan yang diabadikan.
  • Bentuknya beragam, seperti lonjong, bulat, persegi dan sebagainya.
  • Saat ditemukannya dapat berupa bentuk benda utuh maupun pecahan-pecahan yang nanti akan disatukan.
  • Merupakan hasil dari peristiwa sejarah.

Jenis-Jenis Artefak

Berdasarkan zamannya, jenis artefak dikelompokkan menjadi beberapa, diantaranya yaitu:

Zaman Paleolitikum (Zaman Batu Tua)

Umumnya jenis artefak yang ditemukan pada zaman paleolitikum berupa alat-alat yang fungsinya sebagai pelindung diri seperti ditemukannya kapak genggam atau kapak perimbas di Ngandong Jawa Timur.

Zaman Mesolitikum (Zaman Batu Madya/Zaman Batu Tengah)

Pada zaman mesolitikum, manusia sudah mulai hidup menetap dan membangun tempat tinggal permanen. Artefak yang ditemukan pada zaman ini diantaranya seperti kapak genggam, penggiling, dan alat dari tulang.

BACA JUGA :  Pengertian Perdagangan Internasional, Faktor Pendorong dan Penghambat Serta Manfaat Perdagangan Internasional

Zaman Logam

Pada zaman ini, manusia sudah bisa membuat peralatan dari logam. Artefak yang ditemukan pada zaman ini berbentuk perhiasan yang terbuat dari bahan emas, perunggu dan besi.

Zaman Megalitikum (Zaman Batu Besar)

Pada zaman ini, muncul bangunan-bangunan berbahan batu ukuran besar. Artefak yang ditemukan pada zaman ini diantaranya menhir, dolmen, sarchopagus atau keranda dan arca arca.

Contoh Artefak di Indonesia

Berikut ini beberapa contoh artefak yang ditemukan di Indonesia:

Pisau Berbahan Tulang

Artefak ini dibuat dari bahan-bahan tulang binatang seperti tanduk rusa. Artefak ini lebih banyak ditemukan pada peninggalan zaman paleolitikum hasil budaya Ngandong.

Kapak Genggam

Kapak genggam merupakan kapak senjata yang digunakan manusia di zaman prasejarah untuk berburu binatang dan untuk keperluan makanan sehari-hari. Artefak kapak genggam ditemukan di beberapa wilayah seperti Trunyan Bali, Kalianda Lampung dan daerah lainnya.

Artefak Anak Panah

Artefak ini terbuat dari batuan gamping. Artefak ini banyak ditemukan di Gua Lawa Sampung dan gua-gua di Tuban Jawa Timur.

Demikian artikel tentang “Pengertian Artefak, Ciri, Jenis, Contoh Artefak di Indonesia beserta Gambarnya Lengkap, semoga bermanfaat.